Image15 Tahun 'GENDONG TUMOR' Nenek Makan Nasi ...
Image

15 Tahun 'GENDONG TUMOR' Nenek Makan Nasi + Air

Rp 29.289.446 terkumpul dari Rp 100.000.000
463 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Keterangan

Lansia bungkuk dengan leher penuh tumor itu bernama Nenek Salbiah (95 thn). Selama 15 tahun, beliau Nenek Salbiah menderita penyakit tumor di bawah dagu tepatnya dibagian leher. Tumor ganas itu tiap hari makin membesar dan mencekik lehernya.

359563a9-765c-11ee-9864-de8495c5bf2b_F148B70250284F13.jpg?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

Awalnya beliau mengira benjolan di lehernya hanyalah pembengkakan biasa. Namun lama kelamaan benjolan itu tidak kunjung hilang yang membuat nenek ke RS untuk cek. Setelah dicek, Nenek pun divonis memiliki tumor jinak di lehernya.

Nenek Salbiah (95 Thn) sudah puluhan tahun lamanya hidup seorang diri di sebuah rumah yang sudah lapuk semenjak suaminya meninggal dunia 30 tahun yang lalu akibat sakit jantung. Di usianya yang sudah senja, hal pahit dalam kehidupannya kerap kali beliau rasakan. 

65fcbfd8-765c-11ee-8bf5-fa1db5c9e6df_3C2A1335464F6846.jpg?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

Setiap hari nenek harus berkeliling menyusuri jalanan sejauh 15 kilometer berjalan kaki demi menjual sapu lidi dengan harga 5 ribu/ikat. Meskipun kondisi fisik beliau yang sudah menua, tubuh yang sudah renta dan ditambah lagi rasa sakit tumor yang ia rasakan tidak menjadi penghalang baginya mencari rezeki demi bisa bertahan hidup.

8edf1df9-765c-11ee-9864-de8495c5bf2b_F3F57E6EFA5F32B.png?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

Saat berjualan seringkali Nenek tertidur di emperan tokoh akibat kelelahan dan sering merintih kesakitan karena rasa nyeri dan gatal pada tumor di lehernya.

Kalau lagi nyeri dan gatal, rasanya saya ingin tusuk benjolan pakai peniti agar bisa kempes. Tapi saya yakin, pasti Tuhan kasih jalan agar saya bisa operasi..’ Ujar Nenek Salbiah

Sungguh malang nasib Nenek, saat jualan banyak orang yang mengira nenek mengemis dan tragisnya lagi Nenek Salbiah pernah dibayar dengan uang mainan dan dipalak oleh preman. Padahal hasil jualannya diharapkan bisa digunakan untuk makan dan kebutuhan harian.

Waktu itu ada yang beli sapu lidi nenek tapi dibayar pake uang mainan, nenek pikir itu uang beneran, tapi enggak apa-apa Nak mungkin itu belum rezeki Nenek.” Ungkap Nenek sedih

b9f0f149-765c-11ee-8bf5-fa1db5c9e6df_556B9F982C026693.jpg?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

Saat itu kami bertanya pada Nenek Salbiah, bagaimana kalau dagangannya tidak laku sama sekali? Begitu pilu beliau menjawab.

Tuhan enggak akan salah alamat kasih rezeki, Nak. Kalau pun hari ini dagangan saya tidak laku, Nenek yakin Tuhan lagi siapin rezeki lain buat Nenek. Tuhan tidak tidur Nak, Masalah rezeki sudah ada takarannya masing-masing.”

 

250bfbfc-765d-11ee-bdcf-d2f8c8def0ac_24FF9D77982E9267.png?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

 

Tumor di leher Nenek terus menjalar dan berkembang hingga mencekik mengakibatkan Nenek Salbiah kesulitan benafas, kesulitan bicara dan kesusahan untuk menelan makanan.

Ingin sekali bisa makan apa pun lagi, sekarang cuma bisa makan nasi campur air. Makan pun harus dilebur/dihancur sampai lembut supaya mudah ditelan. Bicara juga rasanya sakit,” ucap Nenek Salbiah terbata-bata dan menahan sakit saat bicara.

 

4a619791-765d-11ee-bdcf-d2f8c8def0ac_7F2DF11934718790.jpg?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

Meskipun kehidupan nenek sangat memprihatinkan, hidup seorang diri Nenek Salbiah tak pernah sekalipun mengeluh apalagi mengharapkan belas kasihan dari orang lain, beliau hanya berharap dan bergantung sama Allah SWT, panjatan do’a setelah sholatnya tak pernah beliau lepaskan mudah-mudahan kebaikan selalu menghampirinya.

680bea77-765d-11ee-bdcf-d2f8c8def0ac_6AD37C3912BC72B7.jpg?auto=compress,format&cs=tinysrgb&fm=pjpg

Sahabat, dalam momen yang sulit ini, Nenek Salbiah sangat membutuhkan dukungan dari kita semua. Mari kita Bersama-sama menunjukkan kepedulian dan kasih sayang kita kepada Nenek Salbiah. Setiap donasi Anda akan membantu meringakan beban Nenek yang saat ini beliau pikul. Mari berikan harapan dan kekuatan kepada Nenek Salbiah agar ia segera sembuh dan melanjutkan hidupnya dengan penuh senyuman yang selalu menginspirasi kita semua.

Maukah kamu bantu Nenek untuk hidup lebih layak dan kesembuhan beliau hari ini? Kamu bisa berdonasi dengan cara:

  1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran transfer Bank
  4. Dapatkan laporan melalui WhatsApp paling lambat 2x24 jam setelah berdonasi.

Terima Kasih Orang Baik!

Donasi dari galang dana ini juga akan digunakan untuk penerima manfaat dengan kondisi dan kebutuhan serupa lainnya di bawah naungan Gerbang Kebaikan Indonesia

Kabar Terbaru (1)

Donatur (463)

Abdullah2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.502
Tsycy2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.239
Orang Baik2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.040
Hamba Tuhan2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 500.079
Orang Baik2 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 10.169

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close